Kamis, 20 Oktober 2011

J'ai évent mon poème (Puisiku Curhat ku)

 PR


Kulihat dirimmu hanyalah sebuah kertas yang berisi soal
Hanya berlembar - lembar kertas
Namun kau punya jurus jitu tuk taklukanku
Jurus apa yang kau miliki?
Hingga kau membuat banyak otak memikirkanmu
Banyak tangan yang memegangmu
sungguh aneh..

Hey, kertas!!
Jangan diam! Ayo bicara !
Kau Bisu? Kau Tuli? Apa kau Buta?

Dengarkah suara hatiku..?
Dengarkah suara para siswa?
Mereka sedih, jengkel, marah saat mendengarmu

Semua barang di sekitarku
Akan ku siksa, ku pancung, bila aku marah
karena tak dapat menyelesaikan soal darimu

Aku lelah mendengarmu..
Tahun - tahun sekolah yag ku lalui selalu ada kamu
kenapa kau selalu ada di sisiku?
kau memeta - matai ku?
Tega benar kau..

Sudahlah mungkin ini takdirku..
TUK SELALU BERSAMAMU..

cicilia_poetry

Rabu, 05 Januari 2011

Membuat Garis Lurus Tanpa Perlu Penggaris



Kini, mmembuat sebuah garis lurus sangatlah mudah, tanpa perlu repot-repot menggunakan penggaris. Sebuah alat tambahan pada pena atau pensil, yang dapat membantu Anda menarik garis lurus. Desain produk yang baik ini, diciptakan oleh desainer Korea, bernama Giha Woo.

Disebut "Ball Limited", alat ini dapat dengan mudah menempel pada setiap pena dan dapat membantu Anda menarik garis lurus, horizontal atau vertikal.
Sumber: kaskus.com

Minggu, 26 Desember 2010

Masuk Kolam Tapi Tidak Basah

Emang pantes kolam renang ini di sebut spektakuler, gimana tidak kolam renang ini terbuat dari kaca tembus pandang yang seolah-olah seperti ada orang didalam kolam tersebut... bisa jadi...

Sumber : kaskus.com

Senin, 06 Desember 2010

Gambar Pemandangan

IDENTIK DENGAN GAMBAR DUA GUNUNG DAN AKSESORISNYA



"Ayo anak-anak mari kita menggambar pemandangan." Alkisah, begitulah seorang ibu guru TK atau SD sedang berkoar-koar menyuruh anak didiknya untuk memulai menggambar sebuah pemandangan beberapa puluh tahun yang lalu. Sang ibu guru tadi pun memulai memberi contoh menggambar pemandangan. Ada dua buah gunung dengan bentuk segitiga lancip, kemudian ditengahnya terdapat matahari pagi yang mengintip diantara dua gunung tersebut, diatasnya ada awan-awan yang menggantung di angkasa, dan ada pula sekawanan burung yang terbang di angkasa berbentuk seperti angka 3 tidur. Ada juga jalan raya yang mungkin juga lengkap dengan tiang listriknya. Sawah berjajar berkotak-kotak di tepi jalan dengan tanaman padi yang berbentuk seperti huruf V berderet-deret, serta rumah mungil beserta pepohonan pun menghiasi coretan gambar pemandangan tersebut. Tak jarang terdapat aliran sungai yang berkelok-kelok. Sang murid pun dengan serta merta mengikuti pola gambaran pemandangan yang dibuat oleh sang ibu guru tersebut. Dan ajaibnya pola gambar pemandangan seperti ini awet dan senantiasa terjaga kelestariannya hingga saat ini, hehehehehehehe......

Batik humor

Apa jadinya jika seluruh suporter Indonesia berbatik di piala AFF

Selasa Indonesia akan melawan Thailand, meski dipastikan lolos,pertandingan ini penting karna Indonesia sulit sekali mengalahkan thailand dalam beberapa pertemuan terakhir ini.

Nah setujukah agan jika suporter Indonesia memakai batik? Walaupun AFF hanya dalam wilayah Asia Tenggara, tapi kenyataannya event ini cukup mendapat perhatian di luar negri. buktinya selain televisi lokal (RC*I), pertandingan pilaa AFF ini juga disiarkan secara langsung oleh jaringan Star Sports yang notabenenya tentu juga ditonton oleh para bule2.

Nah, jika suporter Indonesia yang banyaknya bukan main saat berada di stadion memberi dukungan untuk Indonesia sambil memakai batik tentu akan lain daripada yang lain,rapi, nejis dan elegan, tentu batik akan semakin dikenal oleh negara2 lain. Siapa tahu Rio Ferdinad yang sering berkomentar atas kemenangan Indoneaia juga mau memakai batik Indonesia

Nah, bagaimana, Gan...setuju? sayangnya Ane jauh dari Jakarta, jdi tidak bisa datang langsung ke stadion

seperti ini :

Selasa, 23 November 2010

Sejarah Batik Solo


Kampung Batik Laweyan
 
Laweyen adalah salah satu sentral Batik di Solo. Kampung ini Tentunya ada banyak sekali sejarah yang tertinggal di kapung ini dan menjadi icon Batik Solo
Sejarah pembatikan di Indonesia berkait erat dengan perkembangan kerajaan Majapahit dan penyebaran ajaran Islam di Tanah Jawa. Dalam beberapa catatan, pengembangan batik banyak dilakukan pada masa-masa kerajaan Mataram, kemudian pada masa kerjaan Solo dan Yogyakarta.
Jadi kesenian batik ini di Indonesia telah dikenal sejak zaman kerjaan Majapahit dan terus berkembang kepada kerajaan dan raja-raja berikutnya. Adapun mulai meluasnya kesenian batik ini menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku Jawa ialah setelah akhir abad ke-XVIII atau awal abad ke-XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad ke-XX dan batik cap dikenal baru setelah perang dunia kesatu habis atau sekitar tahun 1920. Adapun kaitan dengan penyebaran ajaran Islam. Banyak daerah-daerah pusat perbatikan di Jawa adalah daerah-daerah santri dan kemudian Batik menjadi alat perjaungan ekonomi oleh tokoh-tokoh pedangan Muslim melawan perekonomian Belanda.

Selasa, 16 November 2010

Batik On Matic